Pertemuan Wanita Berhijab Syar'i Part 3

Pertemuan Wanita Berhijab Syar'i Part 3 - Agak samar-samar sesungguhnya wajah Wanita Chan, karena Ni tidak berani memandang wajah itu terlalu lama.

Pertemuan Wanita Berhijab Syar'i Part 3

Namun wajah kawaiinya tetap selalu teringat Ni Senpai :).

Hujan pun akhirnya mulai berhenti, entah mengapa rasanya Ni tidak ingin cepat-cepat pulang, padahal suasana hati dan suasana perut saling bertolak belakang, tetap saja suasana hati yang memenangkan duel tersebut untuk terus bertahan diperpustakaan, yah mungkin karena ada seseorang yang baru dikenalnya.

Ni Senpai : "Oh ya, apa sih tanggapan kamu sama kaum sesama muslim kita yang berbeda pendapat, ya misalkan hari raya selalu jatuh di hari yang berbeda, kamu termasuk yang mana?".

Wanita Chan : "Aku sih mengikuti yang secara umum, karena setiap keputusan pasti ada penanggung jawabnya (Pemimpin), aku mengikuti pemimpin tersebut".

Ni Senpai : "Iya, aku setuju sama kamu".

Wanita Chan : ".....".

Sepertinya Wanita Chan sedang sibuk dan ingin bersiap-siap pergi, padahal banyak pertanyaan dari Ni Senpai dan benar-benar ingin sekedar menanyakan bukan karena modus islami, karena bila itu memang modus Ni Senpai sudah dari tadi untuk meminta nomer hp dan bilang ingin mengenalnya lebih lanjut, namun Ni tidak melakukan hal itu.

Namun apa yang dilakukan Ni mungkin saja tidak akan bisa bertemu dengan Wanita Chan, seseorang yang berharga yang baru dikelnalnya.

Setelah Wanita Chan bersiap untuk pergi dan beranjak dari kursi perpustakaan, Ni hanya terdiam dan tidak menanyakan apa-apa, Wanita Chan berjalan perlahan ke arah pintu keluar, Ni pun memandang Wanita Chan sejenak, ada moment yang tercipta dan di luar dugaan.

Wanita Chan sejenak berhenti di depan pintu dan membalikan badan untuk mengucapkan "Assalamualaikum :)".

Ni Senpai pun sejenak terdiam dan membalas salam "Wa'alaikumsalam :)" dengan sedikit senyuman, apa yang di lihat Ni adalah pancaran sinar bintang dari Wanita Chan saat berbalik mengucapkan salam dan itu yang membuat Ni sulit untuk melupakan moment berharga tersebut.

Moment yang tak terduga itu benar-benar membuat Ni mengusapkan wajahnya berkali-kali karena malu, tersipu dan terenyuh atau apapun itu, melihat sesosok wanita imut namun tetap bersikap anggun dan sangat mempesona.

Wanita idaman Ni adalah wanita yang Kawaii (Imut), namun pintar menutupi auratnya, sikap yang lemah lembut dan tutur kata yang baik, sikap sopan yang membuat hati Ni sejuk dan serasa tenang tanpa beban.

Ni orang yang sulit melupakan, kejadian tadi selalu teringat diibaratkan 100x lebih sering dibandingkan ingatan orang lain. Ni memiliki ingatan yang kuat yang dikaruniai oleh sang-Khalik.

Mungkin itu juga yang menyebabkan Ni selalu menjadi seorang yang pemurung dan terkadang penyendiri karena mengingat kejadian masa lalu yang ingin dilupakan namun tidak bisa Ni lupakan walaupun ingin sekali melupakan.

Setelah pertemuan itu, Ni yakin akan bertemu dengan Wanita Chan dikeesokan harinya dan berharap bisa hanya sekedar menyapa, untuk meyakinkan bahwa Wanita Chan sudah mengenal Ni Senpai.

Novel - Pertemuan Wanita Berhijab Syar'i Part 4 (Rilis)

No comments:

Post a Comment

Advertisment

Artikel Populer

Advertisment

© Copyright 2015. Website by Way2themes Edited by Materi Teknik Informatika